Cara Mengoperasikan USG GE Vivid T8

 

Peralatanelektromedik.com-Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan SOP bagaimana cara mengoperasikan, memaintenance, dan melakukan perbaikan tentang alat USG merk GE dengan tipe T8 kepada sobat elektromedis dimanapun berada. 


Tujuan :

Sebagai pedoman pengoperasian unit

Ruang Lingkup :
SOP pengoperasian dapat digunakan untuk unit ULTRASONOGRAPHY T8

Prosedur :
1. Cara Menyalakan dan Mematikan Unit :

  1. Sambutkan power cord ke listrik.
  2. Tekan tombol belakang mesing ke ON
  3. Tekan tombol ON/Off (Tunggu sekitar 1 Menit) lalu alat menyala.
2. Untuk Mematikannya:
  1. Pastikan mesin dalam keadaan  “Freeze” .
  2. Tekan tombol “On/Off” .
  3. Pilih “Shutdown” pada layar. Dan tunggu sampai mesin mati.

  4. Tekan tombol Off di belakang mesin, lalu cabut power cord dari listrik.
3. Cara Mengisi Data Pasien :

  1. Tekan tombol “Pasien”.
  2. Isi nama Lengkap di “Last Name” (Contoh : Budi Suryana.TN).
  3.  Isi “Pasien ID”, “Birthdate”, “Sex”.
  4. Tekan pada “Create Pasien” pada layar LCD maupun Toucscreen.
  5. Lalu tekan tombol “Probe” untuk memilih probe yang akan digunakan.
  6. Pemeriksaan bisa dilakukan.
  7. Stelah pemeriksaan telah selesai dilakukan è tekan tombol “Pasien”.
  8. Klik “End Exam”.
4. Cara Memasang Probe :

  1. Pastikan Lock pada mesin terbuka.
  2. Pasang probe dengan posisi kabel diatas.
  3. Lalu geser Lock pada mesin ke kanan.


4. Pengoperasian Alat
  • Pengertian Ekokardiografi
    • Ekokardiografi adalah prosedur medis yang menggunakan gelombang suara untuk membuat gambar detail dari jantung. Ini adalah jenis tes diagnostik non-invasif yang sangat umum dilakukan untuk melihat bagaimana jantung bekerja dan memeriksa kemungkinan masalah jantung. Selama prosedur ekokardiografi, seorang ahli ultrasonografi akan meletakkan gel khusus pada dada pasien dan menggunakan probe ultrasonik untuk memancarkan gelombang suara ke dalam jantung. Gelombang suara kemudian akan dipantulkan kembali ke probe dan diubah menjadi gambar yang dapat dilihat di layar monitor. Dari gambar ini, ahli ekokardiografi dapat memeriksa berbagai aspek dari jantung, termasuk ukuran dan bentuknya, gerakan katup dan dinding, dan aliran darah. Tes ini dapat membantu mengidentifikasi masalah jantung seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan penyakit katup jantung. Ekokardiografi adalah tes yang aman, tidak menyakitkan, dan biasanya tidak memerlukan persiapan khusus dari pasien sebelumnya. Tes ini biasanya memakan waktu sekitar 30-60 menit dan hasilnya dapat diterima segera setelah tes selesai dilakukan.
    • Tujuan utama dari ekokardiografi adalah untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana jantung berfungsi dan untuk mendeteksi adanya masalah jantung yang mungkin terjadi. Berikut adalah beberapa tujuan khusus dari ekokardiografi:
      • Membantu diagnosis penyakit jantung - Ekokardiografi dapat membantu mengidentifikasi penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner, gagal jantung, dan penyakit katup jantung.
      • Memantau kondisi jantung - Ekokardiografi dapat digunakan untuk memantau kondisi jantung seseorang dan untuk memeriksa perubahan dalam kondisi jantung seiring waktu.
      • Menilai efek terapi - Ekokardiografi dapat membantu memantau efektivitas dari pengobatan jantung dan untuk menilai efek samping dari pengobatan.
      • Menentukan kondisi sebelum operasi - Ekokardiografi dapat membantu menentukan kondisi jantung seseorang sebelum menjalani operasi jantung.
      • Evaluasi struktur jantung - Ekokardiografi dapat membantu ahli jantung dalam mengevaluasi struktur jantung seperti katup jantung, otot jantung, dan dinding jantung.
      • Dalam keseluruhan, ekokardiografi adalah alat penting dalam diagnosa dan pengobatan penyakit jantung dan dapat membantu ahli jantung dalam membuat keputusan yang lebih baik mengenai perawatan dan pengobatan jantung seseorang.
    • Salah satu alat ekokardiografi adalah GE Vivid T8. Alat ini dapat digunakan untuk pemeriksaan Transtoracik Ekokardiografi (TTE), Transesopageal Ekokardiografi (TEE), pembuluh darah ekstremitas atas dan bawah dan abdomen dll. Mesin echo Vivid T8 mempunyai bentuk console dan juga bentuknya ergonomic.
  • Mesin Vivid T8
    • Mesin Vivid T8 merupakan salah satu alat ekokardiografi yang di produksi oleh GE (General Electric). Alat ini didedikasikan untuk pemeriksaan jantung. Mesin ini mempunyai bentuk console, mempunyai layar yang lebarnya 19 inch.
USG Vivid T8
    • Tranduser

      • Tranduser yang dapat digunakan dimesin vivid T8  ini ada beberapa jenis :
        • Tranduser Sektor
        • Tranduser Transesopageal Ekokardiografi
        • Tranduser Linear
        • Tranduser Convex
        • Tranduser Sektor
          • Tranduser sektor merupakan tranduser yang mempunyai frekuensi yang rendah. Jika suatu tranduser memiliki frekuensi yang rendah maka daya penetrasinya semakin dalam, oleh sebab itu tranduser ini biasa digunakan untuk pemeriksaan jantung dan paru – paru. Adapun tranduser sector yang terdapat pada mesin vivid T8 adalah:

Tabel Tranduser Sector

        • Tranduser Transesopageal Ekokardiografi (TEE)
Tabel Tranduser TEE
        • Tranduser Linear

Tabel Tranduser Linear

        • Tranduser convex

Tabel Tranduser Convex

    • Cara Memasang dan Melepaskan Tranduser

      • Cara Memasang Tranduser
        • Pegang tranduser dengan sangat hati-hati,  kedua ujung tranduser pegang masing-masing dengan kedua belah tangan (Pastikan ujung tranduser jangan sampai terbentur atau jatuh karena dapat merusak kristal atau frequency probe).
        • Atur posisi pengunci tranduser dalam keadaan tidak mengunci (posisi mengarah ke kiri).
        • Posisikan tranduser konektor sejajar dengan tranduser port, kemudian tekan ke dalam dan pastikan telah terhubung dengan benar.
        • Ubah kembali posisi pengunci tranduser sehingga dalam keadaan mengunci (mengarah ke kanan).
        • Pastikan kabel tranduser tidak menyentuh lantai.

Memasang Tranduser
    • Cara Melepaskan Tranduser
      • Probe dapat dilepaskan kapan saja, pastikan tranduser dalam keadaan tidak aktif ketika akan dilepas.
        • Freeze gambaran dengan menekan tombol Freeze.
        • Ubah posisi konektor pengunci ke posisi kiri (unlock).
        • Tarik tranduser dan konektor dari tranduser port.
        • Lepaskan tranduser dari port unit.
        • Kemudian simpan tranduser pada tempatnya dengan benar jika tidak digunakan.
    • Cara Menghidupkan dan Mematikan Mesin
      • Untuk mengihidupkan mesin tekan tombol Power On/Off kurang lebih selama 2 detik tunggu sampai muncul tampilan menu pada monitor, sedangkan untuk mematikan mesin, dapat dilakukan dengan menekan tombol Power On/Off tunggu sampai muncul tampilan menu pilihan, click SHUT DOWN kemudian tunggu beberapa saat sampai layar monitor benar-benar mati.

Monitor Vivid T8

  • Knobologi
    • Komponen utama sebuah mesin Ekokardiografi terdiri dari tranduser, monitor, papan kontrol, perekam video dan printer. Beberapa mesin mempunyai panel tombol dan panel sentuh sebagai satu kesatuan dari papan kontrol. Papan control adalah perangkat keras dimana operator melakukan pengaturan utama terhadap semua kegiatan untuk mendapatkan hasil ekokardiografi. Maka dari itulah penting sekali untuk kardiologi atau sonografer untuk mengetahui dan memahami dalam penggunaan mesin tersebut, agar mendapatkan gambar yang baik serta hasil pengukuran yang akurat.

Knobologi Vivid T8

  • Berikut adalah fungsi dari knobologi pada unit Vivid T8 :

  • Pemeriksaan Jantung
    • Parasternal Long Axis (PLAX)
      • Letakkan tranduser di daerah intercostal IV dengan marker kearah jam 11.00 (Bahu pasien sebelah kiri). Maka akan terlihat gambaran parasternal long axis.

Parasternal Long Axis

    • Parasternal Short Axis (PSAX)\
      • Dari potongan parasternal long axis tranduser di rotasi 45° searah jarum jam ke jam 1. Maka akan dapat dilihat potongan parasternal short axis setinggi katup mitral.

Parasternal Long Axis


      • Kemudian tranduser di tilting ke lateral, sehingga terlihat gambaran parasternal short axis setinggi papilari muscle.
Parasternal Short Axis Setinggi Papilari Muscle

Parasternal Short Axis Setinggi Katup Aorta
    • Apikal 4 Chamber (4 Ruang)
      • Gambaran 4 chamber didapatkan dengan menaruh tranduser di interkostal 5 mid aksila kiri (posisi V5 pada sadapan ekg 12 lead) dengan marker kearah jam 3. 

Apikal 4 Ruang


    • Apikal 5 Chamber ( 5 Ruang )
      • Gambaran apikal 5 ruang merupakan modifikasi dari gambaran apikal 4 ruang. Posisi tranduser tidak berubah. Tranduser sedikit ditilting ke anterior sampai left ventrikel outflow tract (LVOT) dan aorta ascenden proksimal terlihat.
Apikal 5 Ruang

    • Apikal 2 Chamber ( 2 Ruang )
      • Dari posisi 4 ruang tranduser di rotasi 45ᵒ sedikit berlawanan arah jarum jam sampai terlihat 2 ruang jantung dan katup mitral berada di antara keduanya. Stop rotasi sebelum terlihat LVOT.
Apikal 2 Ruang
    • pikal 3 Chamber ( 3 Ruang )
      • Dari posisi 2 ruang rotasi 45ᵒ tranduser berlawanan arah jam sampai menghadap kanan dada pasien. Stop rotasi jika sudah terlihat LVOT. 
Apikal 3 Ruang
 
    • Posisi Subcostal
      • Tranduser diletakkan di posisi subkostal. Tranduser dirotasi kearah jam 12 kemudian di tilting ke anterior. Akan terlihat Vena Cava Inferior. 

Gambaran Subcostal

    • Posisi Suprasternal
      • Posisi tranduser diletakkan didaerah suprasternal dengan posisi marker kearah jam 1. Tranduser di tilting sedikit ke inferior. 
Gambaran Suprasternal
    • Anatomical M-Mode
      • Anatomical M-Mode bisa digunakan untuk meletakkan kursor pada pasien yang posisi jantungnya sulit untuk perpendikuler dengan monitor. Hal ini membantu user untuk melakukan pemeriksaan M-Mode. Adapun cara menggunakan Anatomical M-Mode adalah :
        • Ambil gambaran 2D
        • Tekan “AMM”
        • Tekan “SET” untuk melepaskan kursor dari sumbunya.
        • Gunakan trackball untuk mengatur kursor.
        • Jika sudah mendapatkan potongan yang diinginkan, tekan “SET”.
        • Maka akan terlihat gambaran M-Mode.
        • Lakukan pengukuran M-Mode. 
M - Mode
    • Auto Ejection Fraction (Auto EF)
      • Auto EF adalah salah satu software yang dimiliki oleh mesin vivid S6 yang bersifat optional. Software ini berguna untuk memudahkan user untuk mengukur fungsi pompa jantung secara otomatis. Cara menggunakan auto EF adalah :
        • Ambil gambaran 4 chamber atau 2 chamber, kemudian store.
        • Gunakan kursor untuk review gambaran 4 chamber yang sudah distore.
        • Klik “Measure” pilih menu “Auto EF”
        • Letakkan point di daerah basal lateral, basal septal dan apex.
        • Klik “Procces”.
        • Maka ejection fraction otomatis akan keluar.

Auto EF

    • Tissue Velocity Imaging (TVI)
      • Cara menggunakan TVI adalah :
        • Ambil gambaran 4 chamber
        • Tekan tombol “TVI”, maka akan terlihat gambaran warna merah dan biru.
        • Tekan “SET” untuk mengatur besar kotak warna
        • Kemudian store.
Tisuue Velocity Imaging
    • Tissue Tracking (TT)
      • Cara menggunakan TT adalah :
      • Ambil gambaran 4 chamber, 2 chamber atau 3 cahmber.
      • Tekan tombol “TVI”, maka akan terlihat gambaran warna merah dan biru.
      • Tekan “SET” untuk mengatur besar kotak warna
      • Kemudian store.
      • Gunakan kursor untuk review gambaran 4 chamber TVI yang sudah distore.
      • Setelah tampil gambaran 4 chamber TVI, kemudian klik TT (tissue tracking)
      • Kemudian akan timbul tampilan tissue tracking.
Tissue Tracking
      • Note : Agar dapat menggunakan tissue tracking, kabel ekg harus terpasang ditubuh pasien. Jika tidak dipasang, maka software ini tidak dapat digunakan.
    • Tissue Syncronize Imaging (TSI)
      • Cara menggunakan TSI adalah :
        • Ambil gambaran 4 chamber, 2 chamber atau 3 cahmber.
        • Tekan tombol “TVI”, maka akan terlihat gambaran warna merah dan biru.
        • Tekan “SET” untuk mengatur besar kotak warna
        • Kemudian store.
        • Gunakan kursor untuk review gambaran 4 chamber TVI yang sudah distore.
        •  Setelah tampil gambaran 4 chamber TVI, kemudian klik TSI.
        • Kemudian akan timbul tampilan Tissue Syncronize Imaging.

Tissue Syncronize Imaging

      • Note : Agar dapat menggunakan tissue synchronize imaging, kabel ekg harus terpasang ditubuh pasien. Jika tidak dipasang, maka software ini tidak dapat digunakan.
    • Automatic Function Imaging (AFI)
      • Cara menggunakan AFI adalah :
        • Ambil gambaran 3 chamber, 4 chamber dan 2 cahmber kemudian store.
        • Gunakan kursor untuk review gambaran 3 chamber
        • Tekan “Measure”, pilih AFI
        • Letakkan point di daerah basal lateral, basal septal dan apex.
        • Kemudian Klik “Proces”  -->> Lalu Approve.
        • Lakukan prosedur diatas pada gambaran 4 Chamber dan 2 chamber.

Automatic function Imaging (AFI)

    • Pemeriksaan Pembuluh Darah
      • Pemeriksaan Pembuluh Darah Karotis
        Anatomi Pembuluh Darah Karotis
        • Pemeriksaan pembuluh darah karotis menggunakan tranduser linear, adapaun prosedur pemeriksaan pembuluh darah karotis adalah :
          • Menilai pembuluh darah karotis secara Short Axis (untuk melihat apakah terdapat plaque atau tidak ada pembuluh darah.
          • Transduser diletakkan secara melintang di atas klavikula sehingga tergambar pembuluh darah CCA (Common Carotid Arteri)
          • Kemudian dorong transduser ke atas agar terlihat gambar bulatan yang lebih besar (bifurkasio)
          • Transduser tetap didorong ke atas sehingga terlihat bulatan pecah menjadi 2 yaitu pembuluh darah ICA (Interna Carotid Arteri) dan ECA (Eksterna Karotid Arteri).

Gambaran Short Axis Pembulu Darah Carotis


          • Mengambil gambar secara Long Axis arteri karotis komunis (CCA)
          • Rotasi (putar) transduser secara memanjang di atas klavikula
          • Kemudian ambil gambar Doppler CCA dengan menekan tombol PW
          • Atur sample volume dengan mengatur angle antara “45o - 60o
          • Posisikan sample volume di bagian tengah pembuluh darah CCA.
          • Apabila sudah terlihat gambaran spectrum doppler pada pembuluh darah CCA tekan tombol Freeze dan kemudian ukur Intima media thicknes (IMT), Peak Systolik Velocity (PSV), End Diastolik Velocity (EDV) gambaran tersebut.
          • Beri nama pada gambar lokasi pemeriksaan (Right/ Left CCA)
          • Kembalikan gambar ke posisi B Mode (tekan B) untuk memulai pemeriksaan yang lainnya.

Gambaran Long Axis  CCA dan Doppler

          • Mengambil gambar Long Axis arteri karotis interna (ICA).
          • Dari posisi B-mode CCA, transduser diarahkan ke atas sehingga terlihat bifurkasio.
          • Arahkan kembali transduser ke arah telinga agar terlihat gambar pembuluh darah ICA.
          • Kemudian ambil gambar Spectrum Doppler dan ukur IMT, PSV, EDV (dengan cara seperti pemeriksaan CCA).
          • Beri nama pada gambar lokasi pemeriksaan.
          • Kembalikan gambar ke posisi B Mode (tekan B) untuk memulai pemeriksaan yang lainnya.

Gambaran Long Axis  ICA dan Doppler

          • Mengambil gambar Long Axis arteri karotis eksterna (ECA).
          • Dari posisi B-mode CCA, transduser diarahkan ke atas sehingga terlihat bifurkasio.
          • Arahkan kembali transduser ke arah wajah agar terlihat gambar pembuluh darah ECA.
          • Kemudian ambil gambar Spectrum Doppler ECA dan ukur IMT, PSV, EDV (dengan cara seperti pemeriksaan CCA).
          • Beri nama pada gambar lokasi pemeriksaan.
          • Kembalikan gambar ke posisi B Mode (tekan B) untuk memulai pemeriksaan selanjutnya.
Gambaran Long Axis  ECA dan Doppler
          • Mengambil gambar arteri vertebralis
          • Dari posisi CCA, arahkan transduser ke leher luar daerah lateral sehingga terlihat gundukan hitam
          • Diantara gundukan hitam itu, terdapat pembuluh darah arteri vertebralis
          • Kemudian ambil gambar Doppler dari pembuluh darah A. vertebralis dan ukur PSV, EDV serta diameter lumen pembuluh darah tersebut
          • Beri nama pada gambar lokasi pemeriksaan
          • Kembalikan gambar ke posisi B Mode (tekan B) untuk memulai pemeriksaan yang lainnya.
Gambaran Long Axis  Vertebralis dan Doppler
          • Mengambil gambar berwarna
          •  Bertujuan untuk melihat aliran darah dari arteri karotis komunis (CCA), bifurkasio, arteri karotis interna (ICA)
          • Transduser diposisikan memanjang di atas klavikula, lalu transduser diarahkan ke atas untuk mendapatkan gambar CCA, bifurkasio, ICA
          • Setelah itu, beri warna pada gambar tersebut dengan cara tekan Flow (atur colour box sesuai arah aliran darah)
          • Beri nama pada gambar lokasi pemeriksaan
Gambaran Long Axis  CCA, ICA, ECA diberi Color
          • Nilai Normal Intima Media Thicknes:
            • Normal      : ≤ 1 mm
            • Menebal    : >1 - < 2 mm
            • Plaque       : ≥ 2 mm
    • Teknik Pengukuran Intima Media Thicknes
      • Ambil gambaran CCA secara long axis sampai terlihat intima
      • Kemudian tekan “Freeze”
      • Pilih menu IMT (right / left)
      • Ambil garis dari kanan ke kiri
      • Maka intima otomatis diukur

5. Perawatan Unit
  • Transfer Data dan Perawatan
    • Transfer Data
      • Setiap mesin Ekokardiografi mempunyai kapasitas memori yang berbeda. Untuk menghindari dari penuhnya hard disk pada unit, maka data pasien yang ada pada unit dapat dipindahkan atau di back up. Selain itu transfer data juga berguna untuk bahan presentasi seorang user untuk kasus tertentu.
      • Cara Transfer Data Dari Unit ke DVD-R, CD-R atau USB. Untuk transfer data yang harus dilakukan adalah :
        • Tekan tombol pasien
        • Pilih data pasien yang akan dipindahkan
        • Pilih Export
        • Pilih media untuk memindahkan (Dvd-R, CD-R atau USB)
        • Klik “Copy”
        • Masukan DVD-R, CD-R atau USB Ke Tempat DVD
        • Cara Transfer Data Dari DVD-R, CD-R atau USB ke Unit Untuk transfer data yang harus dilakukan adalah :
          • Masukan DVD-R, CD-R atau USB Ke Tempat DVD
          • Tekan tombol pasien
          • Pilih “Import”
          • Pilih media untuk memindahkan (Dvd-R, CD-R atau USB)
          • Pilih data pasien yang akan dipindahkan
          • Klik “Copy”
    Catatan:
    Data yang diexport ke DVD-R, CD-R atau USB dapat dilihat kembali dimesin vivid T8  atau di PC dengan menggunakan aplikasi DICOM viewer.
    • Perawatan Unit
      • Perawatan unit ini sangat penting dilakukan oleh user agar mencegah unit dari kerusakan, serta agar unit dapat dipakai dalam jangka waktu yang lama. Untuk perawatan dapat dilakukan perawatan harian dan perawatan bulanan. 
        • Perawatan Harian.
          • Bersihkan unit dari debu menggunakan kain halus atau tissue.
          • Jangan membersihkan unit dan probe menggunakan alkohol.
          • Gunakan gel yang cukup saat pemeriksaan agar probe tidak panas.
          • Bersihkan permukaan probe dari gel dengan tissue halus setiap kali digunakan.
          • Gulung dan gantungkan kabel probe agar tidak terinjak roda ( dipasang di trolley ).
          • Hindari kecelakaan pada probe seperti benturan atau jatuh
          • Tekan tombol ” Freeze ” ketika alat sedang On tetapi tidak dioperasionalkan.
        • Perawatan Bulanan
          • Lakukan pengecekan beberapa komponen unit minimal setiap bulan yaitu : port probe, monitor, keyboard, port adaptor supply dan hardisk unit.
    Catatan : Hal-hal yang harus diperhatikan pada saat unit dipindahkan :
    • Lepaskan probe dari portnya.
    • Lepaskan adaptor & power cord dengan hati-hati ( unit only ).

    Sekian artikel tentang SOP EKG GE MAC 400, silahkan baca artikel kami lainnya di peralatanelektromedik.com terimakasih sobat elektromedis sudah membaca artikel kami semoga bermanfaat.